Penjualan saham Cadbury ini membuat warga Inggris berkomentar yang kecewa dengan penjualan itu. Karena bagi rakyat Inggris sendiri menganggap kalau Cadbury ini merupakan salah satu perusahaan yang bersejarah bagi Inggris khususnya.
Perusahaan Cadbury ini didirikan tahun 1824 oleh Jhon Cadbury di Birmingham. Jhon memulai usahanya dengan menjual berbagai jenis minuman. kurang tahu juga sih, minuman coklat atau apa. hehehe.. dengan seiring waktu, usahanya pun semakin maju. kemudian Jhon menggembangkan usahanya di London. unfortunately, 6 tahun kemudian Jhon terserang penyakit. sejak saat itu, ia meminta kedua anaknya, George dan Richard untuk meneruskan usahanya itu.
Untungnya ditangan kedua anak Jhon itu, perusahaan Cadbury semakin maju. Dari Birmingham pindah ke kota Bournville. kemudia pada perang dunia I dan II perusahaan Cadbury ini banyak sekali membantu Inggris. seperti, menyimpan bahan pangan untuk para tentara di lapangan sepak bola yang terletak di depan pabrik Cadbury, memberikan subsidi kepada pemerintah bagi keluarga yang ditinggalkan oleg anggota keluarganya yang lain untuk bertempur di medan perang.
Tahun 2006, perusahaan ini membukukuan penjualan produk dengan nilai setidaknya 15 milliar dollar AS. Mereka mampu memperkerjakan 70.000 pegawai di seluruh dunia. WOW !! otomatis
banyak kenangan yang masih diingat oleh para keturunan keluarga pekerja Cabdury.
"Ada jalinan emosional yang kuat antara saya dan Cadbury. saya dilahrikan dan dibesarkan dengannya. keluarga Cadbury membangun Desa Bournville sehingga warga Birmingham memiliki kesehatan yang baik. saat kesepakatan penjualan Cadbury merupakan hari yang sangat menyedihkan bagi kami," kata Alan Gardner (70), yang kakeknya pada 1908 bekerja di Cadbury.
Cadbury juga telah menjadi jembatan budaya melalui lidah-lidah para penggemar cokelat di dunia. jadi sangat wajar bila masyarakat Inggris kecewa dengan penjualan yang telah berusia 186 tahun dan menjadi cagar budaya itu. :)
ya kita doakan saja, semoga perusahaan Cadbury di tangan Kraft juga membuat rakyat Inggris semakin makmur dan maju. Amen. :)
*Koran Kompas Sabtu, 6 Februari 2010*


test testt...
ReplyDelete